![]() |
| Atlet ski es asal Austria, Matthias Mayer, saat beraksi di Piala Dunia Ski Es Alpine Putra 2019-2020 di Kitzbuehel, Austria, 24 Januari 2020. | REUTERS/Leonhard Foeger |
Efek berganda terhadap dunia olahraga akibat wabah virus corona di China terus bergerak. Terakhir, Piala Dunia Ski Es Alpine Putra 2019-2020 untuk seri China batal digelar untuk menghindari penularan virus yang telah menewaskan 130 orang tersebut.
BBC menyebut bahwa Federasi Ski Internasional (FIS) tidak akan meneruskan jadwal seri ke-30 dan ke-31 yang sedianya dihelat di Distrik Yanqing di sebelah barat daya Beijing pada 15-16 Februari mendatang.
“Meskipun level risiko (virus corona) di Yanqing rendah, kesehatan dan kondisi seluruh partisipan harus menjadi prioritas,” kata Presiden FIS, Gian Franco Kaspers. “Ini juga mengarahkan atlet untuk bisa fokus pada performa mereka dan secara khusus pada nomor yang benar-benar baru dan sangat menantang.”
Namun demikian, FIS belum menentukan penjadwalan ulang akibat pembatalan kompetisi di Yanqing. Piala Dunia Ski Es Alpine Putra 2019-2020 sendiri diselenggarakan di 22 venue yang tersebar di 13 negara.
Yanqing juga bakal menjadi salah satu venue saat Beijing menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2022. Distrik ini akan menjadi trek untuk cabang bobsleigh, skeleton, luge track, dan alpine skiing.
Piala Dunia Ski Es Alpine adalah acara olahraga yang kesekian yang dibatalkan di China karena wabah virus corona. Sebelumnya, kualifikasi tinju olimpiade hingga laga kandang tim China harus digeser ke negara lain untuk menghindari penyebaran infeksi
Sumber: https://akurat.co/

Komentar
Posting Komentar