Pengakuan Pelaku Raba Bokong ABG di KRL: Sering Nonton Video Porno

Image
Penumpang berada di dalam KRL Commuter Line di Jakarta, Jumat (5/1). | ANTARA FOTO

 Kasus pelecehan seksual yang dialami oleh CP (13) di dalam KRL, Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat menuju ke Depok pada Minggu (13/10/2019) bukan pertama kali terjadi.

Sebab, para pelaku memanfaatkan situasi untuk melampiaskan nafsu birahinya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pok Suyudi Ario Seto mengatakan, pelaku melakukan aksi cabulnya itu karena sering menonton film porno di handphonenya.

"Pengakuannya (HN) terpengaruh video porno," ujar dia saat dikonfirmasi Rabu (16/10/2019).

Selama lima kali beraksi dia tidak pernah ketahuan oleh para korbannya di dalam KRL. Namun, aksi kali ini tertangkap karena korbannya berteriak histeris setelah sadar pelaku telah melecehkan bokongnya.

"Orangtua korban dan korban sudah kami periksa juga," tutur dia.

Sebelumnya, PHL Walikota Jakarta Barat ini diserahkan ke Subdit Resmob Polda Metro Jaya setelah pihak security KRL meringkusnya paska pelecehan seksual terhadap bocah 13 tahun.

Komentar