![]() |
| Google.com |
Di era digital ini, pencarian informasi seseorang dapat dilakukan dengan mudah secara online. Namun, maraknya penggunaan media sosial juga telah menciptakan beragam masalah, salah satunya stalking.
Meski harus siap dengan konsekuensi karena bersedia berbagi kehidupan pribadinya, bagi beberapa orang tetap merasa tidak nyaman ketika ada orang asing di internet yang menguntit mereka.
Menyadari hal tersebut, Google telah menghapus banyak aplikasi di Play Store yang biasa digunakan pengguna untuk melakukan stalking atau menguntit orang lain. Ini diketahui dari laporan Avast yang menemukan tujuh aplikasi semacam itu hilang dari Play Store.
Dilansir dari Ubergizmo, Kamis (18/7), tujuh aplikasi tersebut memiliki kemampuan untuk melacak dan mengirim data lokasi, bersama dengan kontak pribadi, log panggilan, bahkan pesan teks target.
Masalahnya, menurut laporan Avast beberapa aplikasi yang dihapus Google itu tidak bersalah. Salah satu aplikasi bahkan sebenarnya adalah aplikasi untuk melacak anak-anak guna menjaga mereka tetap aman.
"Beberapa aplikasi ini ditawarkan sebagai aplikasi kontrol orang tua, tetapi deskripsi mereka menggambarkan hal yang berbeda," kata Nikolaos Chrysaidos, kepala intelijen dan keamanan ancaman Avast.
Deskripsi yang menjelaskan hal lain itu sendiri adalah dikatakan bahwa aplikasi memungkinkan pengguna bisa dimanaaftkan untuk mengawasi para penipu. Kemungkinan deskripsi yang ditangkap secara salah membuat Google menghapusnya.
Sumber:Akurat.co

Komentar
Posting Komentar